Depok, 28 Januari 2024 tepat di hari minggu SMP Utama mengikuti kegiatan Lomba Pramuka Competition Have Fun And Action (CHANA) yang diselenggarakan oleh Ambalan Sultan Hasanudin & Dewi Sartika Pangkalan SMK Al-Muhatadin. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka Harlah YPI Al-Muhtadin Ke- 28 Tahun 2024 yang berlangsung mulai dari pukul 07.00 WIB sampai dengan pukul 17.30 WIB. Peserta lomba ini di ikuti oleh Tingkat SMP/Mts Sederajat SEJABODETABEK yang terdiri lebih dari 200 orang peserta. SMP Utama mengikutsertakan 20 orang siswa terpilih yakni: Damar sebagai ketua, Dea sebagai wakil dan beberapa siswa lainnya sebagai anggota yaitu Wisnu, Aji, Arifki, Zulfadli, Angga, Riski, Satria, Diki, Fajar, Zulia, Anin, Desita, Zhivana, Alichia, Nisa, Anggi, Aqila dan Dinda. Adapun beberapa Pembina dan guru yang mendampingi yakni pak Zulkifli, kak Alwan, kak Wisnu, kak Dafi dan kak Destya. Kegiatan di awali dengan upacara pembukaan dan dilanjutkan dengan pemberian materi serta pelaksanaan lomba yang dilakukan secara bertahap. Ada beberapa kegiatan lomba yang diikuti yaitu tandu, sandi morse semapur (SMS), pioneering, latihan kepemimpinan baris berbaris tongkat (LKBBT), dan yel-yel. “Saat lomba LKBBT kami semua sudah hampir menyerah dikarenakan ketika lomba berlangsung beberapa dari kami lupa dengan gerakan sehingga tidak kompak, namun kami tetap semangat dan percaya diri untuk mendapatkan hasil terbaik”. Sebut Damar sebagai ketua dari tim SMP Utama. Alhamdulillah dengan semangat dan pantang menyerah tim SMP Utama berhasil meraih juara 1 dalam kategori yel-yel terbaik SEJABODETABEK. Semoga hal ini dapat memberikan peran positif untuk seluruh siswa SMP Utama untuk terus semangat dalam berkarya dan berprestasi.SMP UTAMA JUARA! #smputama#lombapramuka#smputamajuara#competitionhavefunandaction#competition
Spiritual Camp “Menjadi Pribadi Yang Berakhlakul Karimah”
Depok- Spiritual Camp merupakan program yang mengajak siswa ataupun peserta didik untuk menginap di sekolah. makna Spiritual pada Spiritual Camp merujuk pada suatu kebutuhan dasar peserta didik untuk mengembangkan karakter rohaniyah yang telah dimiliki untuk diseimbangkan dengan kebutuhan jasmaniyah. Makna Camp yakni kegiatan yang dilakukan dengan bermalam, Qiyamul Lail, melaksanakan sholat di malam hari dengan berjama’ah bersama dengan seluruh siswa beserta staff dan guru SMP Utama. Adapun tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai pembinaan karakter peserta didik yang beriman, bertakwa serta berakhlakul karimah. Dalam rangka untuk membentuk karakter siswa yang beriman dan bertakwa, SMP Utama menggelar kegiatan Spiritual Camp pertama pada Jum’at (27/20/2023) berlokasi di gedung SMP Utama dengan tema “Menjadi Pribadi Yang Berakhlakul Karimah”. Kegiatan ini di ikuti oleh seluruh siswa SMP Utama serta staff maupun guru SMP Utama. Spiritual Camp di awali dengan membaca juz 30 secara bersama-sama pada pukul lima sore dilanjutkan dengan solat berjama’ah dan makan malam. Tepat pukul delapan malam dilanjutkan kegiatan muhasabah dan motivasi dengan menghadirkan narasumber yakni Bapak Sakti Okihanto. Bapak Oki memberikan muhasabah dan motivasi kepada siswa SMP Utama terkait adab, iman, takwa maupun akhlak yang baik untuk selalu diterapkan di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah. Selain itu seluruh siswa di ajak untuk mengingat dan mengintropeksi diri tentang segala hal maupun prilaku tidak baik yang sebelumnya pernah dilakukan kepada guru maupun orang lain. Hal tersebut bertujuan agar siswa dapat menjadi pribadi yang memiliki iman, takwa dan akhlak yang lebih untuk kedepannya. Kegiatan dilanjutkan dengan membaca doa dan tahlil serta bersholawat. Pada keesokan harinya seluruh siswa SMP Utama menunaikan solat tahajud pada pukul tiga dini hari dan dilanjutkan dengan melaksanakan solat subuh secara berjama’ah. Setelah itu seluruhnya bersiap untuk mengikuti jalan sehat yang didampingi pula oleh guru maupun staff SMP Utama. Spiritual Camp di akhiri dengan sarapan bersama dan mengikuti ekskul pramuka sebagai kegiatan rutin yang dilakukan pada hari sabtu di sekolah. Setelah kegiatan Spiritual Camp ini dilaksanakan maka diharapkan seluruh siswa SMP Utama dapat menjadi pribadi yang senantiasa menjunjung tinggi akhlakul karimah dan mengedepankan takwa dalam berinteraksi dengan guru maupun sesama teman baik disekolah maupun di luar lingkungan sekolah.
Keseruan Siswa SMP Utama dalam Pemilihan Ketua Osis (PEMILKO)
Field Trip Menambah Wawasan dan Pengetahuan Peserta Didik
Kunjungan SMP Cita Persada ke SMP Utama
Depok-Upaya untuk meningkatkan mutu Pendidikan serta tali persaudaraan merupakan suatu kegiatan yang tidak pernah lepas dari perhatian semua pihak. Salah satu kegiatan itu merupakan kunjungan edukasi yang mana mendatangkan hal-hal yang mendapatkan begitu banyak manfaat seperti membentuk karakter setiap siswa. Karakter yang tertanam pada diri sendiri, pada umumnya sudah terasah mulai dari usia dini dan akan dan akan menuju tahap perkembangan menuju dewasa. Kamis, 14 September 2023 SMP Cita Persada melakukan kunjungan ke SMP Utama untuk melaksanaan program mereka yakni Immersion Program. Adapun tujan dari kegiatan ini adalah untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan antara SMP Cita Persada dan SMP Utama. Selain itu, kegiatan ini dilakukan untuk menambah pengetahuan serta wawasan antar siswa. Sebelum melakukan kegiatan sharing, seluruh siswa yang ikut serta dalam pelaksanaan ini dikumpulkan di lapangan sekolah untuk diberikan arahan. Seluruh siswa saling memperkenalkan diri dan bernyayi bersama. Setelah itu mereka mengikuti beberapa rangkaian permainan atau games yang telah dipersiapkan oleh guru dari SMP Cita Persada. Dalam pelaksanaan kunjungan ini siswa diberikan kesempatan untuk mempelajari karakter dan mengembangkan kompetensi antar satu siswa dengan siswa lainnya. Kegiatan yang ditujukan kepada siswa kelas VII SMP Utama didalamnya terdapat sesi sharing tentang teknologi yakni penggunaan aplikasi Canva (laki-laki) dan pembuatan tas perca (perempuan) Sesi sharing terkait teknologi Canva dilaksanakan di ruang Komputer SMP Utama dan didampingi oleh beberapa siswa dan guru SMP Cita Persada. SMP Utama diarahkan untuk mengimplementasikan dan menerapkan aplikasi Canva untuk memudahkan proses pembelajaran. Adapun sesi pembuatan tas perca dilakukan di kelas VII SMP Utama dan didampingi oleh beberapa siswa dan guru SMP Cita Persada. Siswa SMP Utama diajarkan untuk membuat tas dengan memanfaatkan perca yang merupakan limbah dari hasil pembuatan pakaian. Selain itu, siswa juga dilatih untuk lebih kreatif dan inovatif dalam membuat tas dari perca. Pelaksanaan kegiatan ini mendapatkan antusias yang sangat baik dari siswa SMP Utama maupun siswa SMP Cita Persada. Diharapkan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan untuk kedepannya, sehingga dapat menjaga dan mempererat silaturahmi serta menambah wawasan dan pengetahuan siswa SMP Utama maupun siswa SMP Cita Persada.
Juara 3 Kompetisi OPSI Bidang IPA dan Lingkungan Kota Depok
Depok-Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia atau biasa disingkat sebagai OPSI merupakan sebuah ajang kompetisi penelitian ilmiah tahunan bagi siswa SMP maupun SMA sederajat. Penelitian ilmiah yang dimaksud baik merupakan sebuah karya tulis maupun temuan (invention). Kompetisi ini diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. SMP Utama mengikutsertakan dua orang siswa dalam kompetisi OPSI bidang IPA dan Lingkungan. Kedua siswa tersebut merupakan siswa kelas VIII SMP Utama yang Bernama Aji Saputra dan Zulia Putri Khoirun Nisa. Adapun tema yang dipresentasikan pada kompetisi ini adalah “Pengaruh FABA (Fly Ash-Bottom Ash) Sebagai Pupuk Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kangkung Darat (Ipomoea Reptans Poir)”. Penelitian ini telah berlangsung selama kurang lebih tiga bulan. Selama tiga bulan tersebut pula telah melewati beberapa tahapan-tahapan. Kamis, 7 September 2023 Setelah melalui proses yang begitu banyak, Alhamdulillah SMP Utama berhasil meraih juara tiga pada kompetisi OPSI Bidang IPA dan Lingkungan Kota Depok. Selamat kepada SMP Utama atas prestasi yang telah diraih. Semoga SMP Utama dapat meraih prestasi-prestasi yang luar biasa lagi untuk kedepannya, SMP Utama Juara.
Penghargaan Literasi Terbaik Siswa SMP Utama
Depok- Literasi merupakan sebuah pengetahuan maupun keterampilan dalam suatu bidang tertentu. Literasi dapat juga diartikan sebagai kemampuan individu dalam mengolah sebuah informasi dan pengetahuan. Literasi diimplementasikan pula oleh SMP Utama melalui kegiatan kunjungan pustaka yang dilaksanakan berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan. Jadwal kunjungan pustaka dilaksanakan oleh seluruh siswa SMP Utama berdasarkan kelas masing-masing. Berdasarkan pelaksanaan kunjungan Pustaka, terdapat beberapa siswa SMP Utama yang memiliki minat terhadap literasi. Atas semangat dan minat siswa terhadap literasi, Bapak Firman Fatahilah, M.Pd selaku kepala perpustakaan SMP Utama memberikan apresiasi kepada beberapa siswa terbaik SMP Utama. Beberapa siswa terbaik tersebut antara lain yakni: Kelas VII 1. Muhammad Nashiruddin Kholifatul Mukminin 2. Adli Firman Halim 3. Arya Bimma Ramdhana Kelas VIII 1. Khoirunnisa Erawan 2. Siti Hanifah Solihatun Kelas IX 1. Ahmad Albadawi 2. Muhammad Damar 3. Nazif Said Chaidir Baadilla Adapun siswa SMP Utama yang terpilih menjadi siswa terbaik merupakan siswa yang memiliki minat maupun ketertarikan terhadap literasi. Pada hari senin, 28 Agustus 2023 setelah SMP Utama selesai melaksanakan upacara Bendera, Bapak Firman mengumumkan nama-nama siswa yang telah ditetapkan sebagai siswa terbaik. Selanjutnya siswa diberikan penghargaan berupa bingkisan yang telah dipersiapkan oleh pihak perpustakaan SMP Utama. Penghargaan yang telah diberikan kepada siswa terbaik dalam literasi ini diharapkan dapat memberikan motivasi kepada seluruh siswa SMP Utama untuk menambah minat terhadap literasi.
SMP Utama Meraih Juara II Lomba 17 Agustus (Camping dan Hiking)
Bogor- 17/18 Agustus 2023 SMP Utama Depok hadir dalam mengikuti kegiatan “Semarak Lomba 17 Agustus (Camping dan Hiking)” yang dilaksanakan oleh lembaga pendidikan binaan YBMPLN yakni PTE Thursina. Siswa SMP Utama yang mengikuti kegiatan ini terdiri dari satu regu yang berjumlah enam orang siswa. Adapun siswa yang mengikuti kegiatan ini antara lain: Muhammad Damar Muhammad Zulfadli Wisnu Bryan Syahra Alian Satria Abimanyu Arifki Rizki Rindrawan Hendri Maulana Dalam pelaksanaan kegiatan ini SMP Utama didampingi oleh bapak Ahim Ibrahim selaku pendamping dari SMP Utama. Pelaksanaan kegiatan “Semarak Lomba 17 Agustus (Camping dan Hiking)” diawali dengan kegiatan upacara pembukaan yang dilakukan oleh ustad. Lahmudin selaku pimpinan PTE Thursina. Kegiatan dilanjutkan dengan hiking menjelajah jejak yang dipimpin oleh panitia lomba dari PTE Thursina. Selama kegiatan hiking dilaksanakan, para peserta lomba mengikuti beberapa perlombaan/games yang telah dipersiapkan oleh panitia. Selama mengikuti kegiatan ini para peserta sangat antusias dan penuh semangat untuk meraih juara dan menjadi pemenang. Para peserta diharuskan untuk mendirikan tenda berdasarkan regu masing-masing. Selanjutnya dilaksanakan pula kegiatan camping dengan menyalakan api unggun. Selama mendirikan tenda dan camping, para peserta mengikuti beberapa kegiatan lainnya. Salah satu kegiatan yakni membaca puisi terkait tokoh perjuangan kemerdekan Republik Indonesia. Pada regu SMP Utama yang menjadi perwakilan dalam membacakan puisi adalah Muhammad Damar. Setelah itu dilaksanakan kegiatan pengajian malam/tadarus bersama dengan seluruh peserta lainnya dan dilanjutkan dengan solat malam berjama’ah. Setiap regu dipersilahkan untuk melakukan pembongkaran tenda masing-masing. Setelah seluruh agenda kegiatan selesai, dilaksanakan pula upacara penutupan yang diikuti oleh seluruh peserta. Adapun kegiatan “Semarak Lomba 17 Agustus (Camping dan Hiking)” diakhiri dengan pembagian hadiah kepada peserta yang meraih juara. Alhamdulillah SMP Utama Depok meraih juara II dalam kegiatan hiking dan camping yang dilaksanakan oleh lembaga pendidikan binaan YBMPLN yakni PTE Thursina. SMP Utama telah memberikan prestasi dalam kegiatan camping dan hiking kali ini. Selamat kepada seluruh siswa SMP Utama yang telah mengikuti kegiatan ini. SMP Utama Juara.
Penandatanganan MoU/Kontrak Belajar Siswa Baru SMP Utama Tahun Pelajaran 2020/2021
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) merupakan program kegiatan tahunan dalam satuan pendidikan dalam semua level pendidikan. Setiap sekolah memiliki kebijakan tersendiri dalam melaksanakan PPDB bergantung pada platform sekolah masing-masing. Demikian halnya dengan SMP Utama sebagai sebuah sekolah gratis bagi keluarga tidak mampu di sekitar lingkungan PLN, membuat program kegiatan PPDB yang berbeda dengan satuan pendidikan lain. Perbedaannya terletak pada proses PPDB dimana terdapat persyaratan calon siswa yang diterima sebagai siswa SMP Utama adalah berasal dari keluarga tidak mampu. Hal ini dengan melakukan survey kerumah calon siswa untuk memastikan bahwa yang berhak menerima bantuan pendidikan benar-benar berasal dari keluarga yang layak dibantu secara ekonomi. Berdasarkan pengalaman selama sekolah ini berdiri sejak tahun 2003, beberapa hal penting menjadi focus perhatian pendidikan di SMP Utama dan berpengaruh terhadap kelancaran proses belajar mengajar di sekolah adalah berkaitan dengan motivasi belajar siswa, kedisisplinan dalam mematuhi peraturan atau tata tertib sekolah, kedisiplinan dalam beribadah, kejujuran keluarga dalam proses survey dan interview dan kerjasama orang tua dalam mendidik anak-anaknya. Sehubungan hal-hal tersebut, salah satu rangkaian dalam proses PPDB adalah Penandatanganan MoU/Kontrak belajar antara sekolah, siswa dan orang tua yang berdasarkan hasil survey maupun interview dinyatakan di terima sebagai siswa SMP Utama dan dilaksanakan sebelum tahun pelajaran baru di mulai. Penandatanganan MoU /Kontrak Belajar siswa baru SMP Utama dilaksanakan bertujuan untuk : Memperkenalkan SMP Utama dan stakeholder kepada orang tua dan siswa yang telah diterima sebagai keluarga besar SMP Utama sehingga orang tua dan siswa mengetahui penyelenggara pendidikan di SMP Utama beserta peran YBM PLN dalam pengelolaan sekolah, kegiatan belajar, tata tertib, budaya sekolah dan motivasi belajar. Mempertegas keseriusan dan kerjasama efektif antara sekolah, orang tua, dan siswa selama mengenyam pendidikan di SMP Utama Mempersiapkan fisik dan mental orang tua dan siswa sebelum memulai pembelajaran di sekolah Memastikan kejujuran orang tua dan siswa selama proses PPDB berlangsung Memberi kesempatan kepada orang tua dan siswa untuk mempertimbangkan kelanjutan pendidikannya, bilamana setuju dengan kontrak belajar yang diberikan, maka mereka dapat menandatangani form kontrak belajar yang telah dipelajari, tetapi jika mereka tidak setuju dengan kontrak belajar di SMP Utama, maka diperbolehkan untuk mengundurkan diri dan melanjutkan pendidikan di sekolah lain Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada tahun pejaran 2020/2021 penandatanganan kontrak belajar dilaksanakan dalam suasana pandemic Covid -19 sehingga dilakukan sistem shifting dalam proses pelaksanaannya dalam rangka disiplin memperhatikan protocol kesehatan sesuai anjuran dari pemerintah. Kegiatan ini dilaksanakan pada: Hari/Tanggal : Senin, 22 Juni 2020 Waktu : Pukul 08.00 – 12.30 WIB Tempat : Lab Komputer SMP Utama Mengingat kondisi saat ini masih dalam Pandemi Covid-19, maka untuk mencegah penumpukan massa dan tetap menjaga fisical distancing, pelaksanaan kegiatan dengan memperhatikan prokol kesehatan yang ketat dimana seluruh siswa baru dan orang tua wajib mengenakan masker, pengukuran suhu tubuh dengan termogun, penyiapan wastafel dengan sabun cuci tangan dan penggunaan handsanitizer. Kemudian pelaksanaan penandatanganan kontrak belajar menggunakan sistem shifting, dimana kegiatan dibagi menjadi tiga (3) sesi. Sesi pertama dimulai pukul 08.00-09.30 WIB dengan siswa nomor urut 1-11. Sesi kedua dimulai pukul 09.30–11.00 WIB dengan siswa nomor urut 12-21, dan Sesi ketiga dimulai pukul 11.00-12.30 WIB dengan siswa nomor urut 22-33. Adapun peralatan yang mereka persiapkan adalah alat tulis dan materai 6000 sebanyak 1 lembar. Dalam penandatangan kontrak belajar dihadiri oleh perwakilan pengurus YBMPLN Pusat (Bapak Rio Martin), pewakilan pengurus YBM PLN TJBB P2B sekaligus pengwas sekolah (Bapak Rahmat Cholik), dan dihadiri oleh kepala sekolah SMP Utama (Ibu Retnowati) beserta wakil bidang kesiswaan (Ibu Ida Rosidawati, S. Pd.I). Sedangkan jumlah peserta yang hadir sebanyak 32 orang siswa baru, sementara satu (1) orang siswa yang telah diterima mengundurkan diri dengan alasan ingin masuk kesekolah negeri. Kegiatan ini berjalan dengan lancar sesuai dengan rencana yang telah diagendakan, secara umum orangtua dan siswa memahami isi kontrak belajar. Setelah mempelajari dan mendiskusikan konten kontrak belajar, orang tua dan siswa melakukan penandatangan untuk kemudian dilegalisasi oleh kepala sekolah. Sekolah memperbanyak kontrak belajar yang telah ditandatangani dan salinannya diserahkan kepada orang tua. [foogallery id=”560″]
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMPUtama Tahun Pelajaran 2020/2021
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), juga dikenal sebagai Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPD), merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah setiap awal tahun ajaran guna menyambut kedatangan para peserta didik baru. Masa orientasi lazim dijumpai di tingkat SMP dan SMA. Hampir seluruh sekolah negeri maupun swasta menggunakan cara itu untuk mengenalkan almamater pada peserta didik baru. Dasar hukum pelaksanaan kegiatan MPLS adalah Permendikbud Nomor 18 tahun 2016yang berisi tentang tata cara pelaksanaan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang menghilangkan stigma negatif tentang pelaksanaan masa orientasi siswa yang terjadi saat ini. Di dalam Permendikbud tersebut, tidak boleh lagi diadakan kegiatan yang berisi atau menjurus kepada perploncoan atau kegiatan lain yang merugikan peserta didik baru. Selanjutnya, yang bertanggung jawab atas terlaksananya kegiatan ini adalah kepala sekolah. Apabila ditemukan pelanggaran-pelanggaran, maka sanksi yang diberikan mengacu Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 82 Tahun 2015 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Tindak Kekerasan pada Satuan Pendidikan dan peraturan perundang-undangan lainnya. Peraturan ini sebagai langkah pembaharuan paradigma dalam dunia pendidikan. Sebelum dikeluarkannya peraturan tersebut, kegiatan MPLS yang sebelumnya di sebut MOS memiliki kenangan yang kurang baik, antara lain identik dengan perpeloncoan, penganiayaan terhadap siswa baru, ajang untuk mengerjai adik-adik kelas yang baru, ajang unjuk gigi para siswa yang lebih senior , dan lain sebagainya. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi siswa baru yang seperti di atas sudah ditiadakan, namun diganti dengan kegiatan-kegiatan yang bersifat positif yang berkaitan dengan muatan karakter yang mulia. Hal ini sesuai dengan konsep kurikulum 2013 yang menekankan pendidikan yang berkarakter pada peserta didik. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi siswa baru yang dilaksanakan pada tahun pelajaran 2020/2021 Di SMP Utama berbeda dari tahun-tahun pelajaran sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh Pandemi Virus Covid-19 yang mewabah tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di banyak Negara lain di dunia. Hal ini berpengaruh besar terhadap pelaksanaan pendidikan di setiap satuan pendidikan. Tahun pelajaran baru di Indonesia dimulai pada Senin, 13 Juli 2020, namun kondisi penyebaran Covid-19 masih tinggi, lebih dari 91% populasi siswa di dunia dipengaruhi oleh penutupan sekolah dampak pandemic Covid-19 (UNESCO). Survey KPAI mengungkapkan bahwa 139 (17,5%) dari 800 orang anak di Indonesia terpapar corona, 80% orang tua siswa menghendaki tetap belajar dari rumah, maka perlu adanya alternatif dalam pelaksanaan MPLS khusus Siswa Baru.Mengingat kondisi yang tidak memungkin untuk dilaksanakan pembelajaran tatap muka di sekolah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengeluarkan Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19). Hal ini berlaku pula untuk pelaksanaan kegiatan MPLS 2020. Demikian pula halnya pelaksananaan MPLS 2020 di SMP Utama, melaksanakan kegiatan tersebut melalui kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) secara offline (luar jaringan) dengan mempertimbangkan banyak hal, terutama kesiapan siswa dan orang tua. Pelaksanaan PJJ di SMP Utama dilakukan secara offline karena seluruh peserta didik SMP Utama berasal dari keluarga tidak mampu yang mendapatkan kesulitan untuk mengakses pembelajaran melalui hp atau pembelajaran daring. Hal ini terkait dengan ketersediaan hp dan biaya kuota internet sehingga pembelajarn daring tidak mudah untuk dilakukan. Yang menjadi sasaran dalam penyelenggaraan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) adalah seluruh siswa kelas VII Tahun Pelajaran 2020-2021 yang berjumlah 32orang siswa yang terdiri dari : Laki-laki sebanyak : 16 siswa Perempuan sebanyak : 16 siswa dan 1 orang siswa perempuan di kelas 8 Mengacu pada Permendikbud nomor 18 tahun 2016, tujuan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah adalah: Mengenali potensi diri siswa baru; Membantu siswa baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah; Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif sebagai siswa baru; Mengembangkan interaksi positif antarsiswa dan warga sekolah lainnya; Menumbuhkan perilaku positif antara lain kejujuran, kemandirian, sikap saling menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, kedisplinan, hidup bersih dan sehat untuk mewujudkan siswa yang memiliki nilai integritas, etos kerja, dan semangat gotong royong. Tema MPLS Kegiatan MPLS SMP Utama Tahun Pelajaran 2020-2021 mengusung tema: Pendidikan Jarak Jauh Mengendalikan Covid-19 Membentuk Karakter Peserta Didik Berakhlak Mulia Jadwal Kegiatan MPLS Hari/Tanggal : Senin-Jumat, 13-17 Juli 2020 Waktu : Pukul 07.00 –WIB Tempat : SMP Utama Rundown Acara : Terlampir Rincian Jumlah Peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS ) pada tahun 2020-2021 diikuti oleh 33peserta yang terdiri Laki-laki sebanyak : 16Orang Siswa. Perempuan sebanyak: 16 Orang Siswa dan 1 orang siswa perempuan pindahan di kelas 8 Teknis Kegiatan Pelaksanaan MPLS 2020 Panitia penyelenggaraan MPLS sudah terbentuk berdasarkan Surat Keputusan Kepala Sekolah dan diumumkan sebelum dimulainya liburan akhir tahun pelajaran, sehingga jika diperlukan panitia masih memiliki waktu untuk melakukan rapat-rapat persiapan. Rapat dengan pengawas Pembina sekolah dari Dinas Pendidikan Kota Depok tentang Kebijakan terbaru Dinas Pendidikan Kota Depok terkait pelaksanaan MPLS 2020 di masa Pandemi Pengarahan Teknis Penyusunan Acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah secara offline Panitia penyelenggara ( Kepala Sekolah, Wakil Kesiswaan, Pengurus OSIS dan pihak terkait lainnya ) mengadakan rapat persiapan untuk memilih materi yang sesuai dengan kondisi sekolah kemudian disusun jadwal acara. Penentuan Lokasi Penyelenggaraan Penggandaan handout materi MPLS dan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Penyusunan paket handout materi MPLS dan LKPD sesuai dengan jumlah peserta MPLS Pembina OSIS/ Ketua Penyelenggara MPLS memberikan penjelasan teknis tentang pelaksanaan MPLS dengan mengundang orang tua siswa ke sekolah untuk mendapatkan sosialisasi BDR dan pengambilan tugas MPLS oflline. Daftar susunan acara diumumkan kepada peserta MPLS . Pelaksanaan sesuai dengan susunan kegiatan yang telah direncanakan. Panduan Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Beberapa hal yang penting diperhatikan dalam pelaksanaan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) adalah : Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah Bagi Siswa Baru Surat Edaran Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) Surat Edaran Dinas Pendidikan Kota Depok tentang Pelaksanaan MPLS Tahun Pelajaran 2020/2021 Permendikbud dan kedua Surat Edaran dari pihak terkait tersebut, menjadi panduan pelaksanaan MPLS 2020 di SMP Utama. Secara rinci kegiatan-kegiatan MPLS 2020 adalah sebagai berikut: Perencanaan dan penyelenggaraan kegiatan menjadi hak guru; Tidak diperkenankannya melibatkan siswa senior (kaka kelas) dan/atau alumni sebagai penyelenggara; Dilakukan di lingkungan sekolah kecuali sekolah tidak memiliki fasilitas yang memadai, namun