Surat Peringatan (SP) berlaku mengikat untuk jenis pelanggaran tertentu dan dihitung secara akumulatif berkelanjutan. Hal-hal penting yang belum dicantumkan di dalam lembar peraturan ini akan diatur dan diputuskan kemudian melalui kebijakan sekolah.
| No | Jenis Pelanggaran | Sanksi Spesifik | Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | Keterlambatan hadir sebanyak 3 kali dalam sepekan | Teguran langsung dan pemanggilan orang tua | 1 |
| 2 | Terlambat hadir secara umum | Mengaji selama 5 menit di ruang guru / membaca 1 hadits Arba'in beserta arti | 0.5 |
| 3 | Tidak hadir sekolah tanpa keterangan (Alpa) | Teguran dan wajib melengkapi materi bidang studi yang tertinggal | 2 |
| 4 | Ketidakhadiran selama 2 hari dalam sepekan tanpa keterangan | Pemberian peringatan tertulis dan pemanggilan orang tua | 3 |
| 5 | Ketidakhadiran sebanyak 4 kali dalam sebulan | Penerbitan Surat Peringatan Pertama (SP 1) | - |
| 6 | Ketidakhadiran lebih dari 4 kali dalam sebulan | Penerbitan Surat Peringatan Kedua (SP 2) | - |
| 7 | Ketidakhadiran lebih dari 13 kali dalam satu semester | Diberikan sanksi tegas berupa tidak naik kelas | - |
| 8 | Ketidakhadiran ekstrakurikuler tanpa alasan sah | Denda finansial berupa Rp 20.000 per pertemuan | 1 |
| 9 | Siswa tidak mengenakan pakaian seragam lengkap | Tugas kebersihan membersihkan kamar mandi sekolah | 1 |
| 10 | Siswa mencorat-coret seragam sekolah | Wajib membersihkannya hingga bersih atau mengganti baru | 1 |
| 11 | Model rambut tidak sesuai aturan setelah batas waktu 2 hari | Tindakan pemotongan rambut langsung di sekolah (potongan TNI) | 1 |
| 12 | Membuang sampah sembarangan / membawa Type-X | Membersihkan tempat sampah tiap kelas / Type-X disita menjadi milik sekolah | 1 |
| 13 | Petugas piket mengabaikan kebersihan kelas | Sanksi membersihkan area kelas dan halaman sekolah | 1 |
| 14 | Membawa/menggunakan jaket, topi bebas, dan aksesori berlebihan | Teguran keras dan seluruh barang bukti disita menjadi milik sekolah | 2 |
| 15 | Siswa menggunakan riasan wajah (makeup) berlebihan | Pemberian teguran dan riasan wajib langsung dibersihkan | 1 |
| 16 | Siswa memakai warna sepatu yang tidak sesuai ketentuan | Teguran awal, dan jika diulangi kembali barang akan disita sekolah | 1 |
| 17 | Mencorat-coret atau merusak fasilitas sekolah | Wajib melakukan pembersihan menyeluruh atau mengganti dengan barang baru | 2 |
| 18 | Siswa memanjangkan dan mewarnai kuku jari | Wajib memotong dan membersihkan kuku saat itu juga | 1 |
| 19 | Siswa dengan sengaja meninggalkan ibadah shalat berjamaah | Diberikan tindakan sanksi berupa teguran edukatif | 3 |
| 20 | Tidak membawa Juz 'Amma / Al-Qur'an saat tadarus pagi | Diberikan sanksi teguran | 0.5 |
| 21 | Membawa telepon genggam (HP) selama KBM berlangsung | Penyitaan unit HP oleh pihak sekolah dan pemanggilan orang tua | 2 |
| 22 | Membawa kendaraan bermotor ke sekolah | Penyitaan kendaraan oleh pihak sekolah dan pemanggilan orang tua | 3 |
| No | Jenis Pelanggaran Kategori Berat | Konsekuensi Mutlak |
|---|---|---|
| 1 | Merokok, mengonsumsi, menyimpan, ataupun mengedarkan Narkoba dan MIRAS | Dikeluarkan & Polisi |
| 2 | Melihat, membawa, menyebarkan konten pornografi, atau melakukan pornoaksi | Dikeluarkan |
| 3 | Terbukti melakukan tindakan berkhalwat, berpacaran, ataupun perbuatan asusila | Dikeluarkan |
| 4 | Melakukan tindakan pencurian, perkelahian fisik, tawuran, atau kerusuhan massal | Dikeluarkan |
Apabila jumlah akumulasi poin pelanggaran peserta didik telah mencapai batas maksimum 30 poin, maka peserta didik tersebut diwajibkan untuk membuat surat pernyataan mengundurkan diri dari SMP Utama dengan tahapan penanganan sebagai berikut:
* Ketentuan bobot penilaian dan jumlah akumulasi poin ini berlaku mengikat selama yang bersangkutan terdaftar sebagai siswa aktif di SMP Utama. Tata tertib ini dapat ditinjau kembali sewaktu-waktu sesuai kebutuhan serta dinamika perkembangan sekolah.
SMP Utama adalah Sekolah Menengah Pertama unggulan gratis yang berfokus pada kualitas akademik dan pembentukan karakter generasi bangsa.
© 2026 Hak Cipta SMP Utama. All Rights Reserved.